Resep Chiz
Tips Sukses Membuat Homemade Kastengel
Tips Sukses Membuat Homemade Kastengel

Tips Sukses Membuat Homemade Kastengel

Kastengel adalah sebutan untuk kue kering berbahan dasar keju yang dulunya berasal dari Belanda. Dalam Bahasa Belanda, kaas berarti “keju” dan stengel berarti “batang”. Sebagaimana namanya, kastengel pada umumnya memang dibentuk menjadi batangan-batangan kecil sebelum dibakar. Namun pada perkembangannya, saat ini sudah banyak juga kastengel yang dikreasikan ke dalam bentuk lain seperti lingkaran, oval, bintang, bulan sabit, dan lain sebagainya.

Meskipun kastengel bukan kue tradisional asli Indonesia, kehadiran kue kering yang satu ini sangat lekat dengan berbagai perayaan dan hari besar di dalam negeri. Baik saat Idul Fitri, Imlek, Natal, maupun tahun baru, kastengel sering kali menjadi suguhan bagi tamu-tamu yang datang ke rumah, atau tak jarang juga disertakan ke dalam hamper atau parcel yang akan dikirimkan pada kerabat-kerabat terdekat.

Karena memang banyak diminati, di saat-saat menjelang hari raya seperti ini ada banyak sekali toko kue dan supermarket yang menawarkan paketan kastengel untuk Anda beli jadi. Namun begitu, kue keju kegemaran banyak orang ini juga sangat mungkin Anda buat sendiri di rumah karena bahan-bahannya tidak sulit untuk dicari. Apa saja yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan dalam proses pembuatan homemade kastengel? Berikut ini step by step beserta beberapa tipsnya untuk Anda, Prochizlovers!

1. Siapkan peralatan
Peralatan yang perlu disiapkan terlebih dahulu adalah timbangan atau sendok takar, ayakan, mixer beserta mangkuk plastiknya, spatula, kertas baking, penggiling adonan, cetakan kastengel, loyang, dan oven. Loyang yang digunakan di sini ialah loyang berdinding rendah. Jangan lupa oleskan margarin secara merata pada loyang dan taburkan terigu tipis-tipis agar nantinya kastengel tidak menempel pada loyang saat dibakar.

2. Siapkan bahan-bahan
Untuk sekitar 80-100 buah kastengel, bahan yang dibutuhkan adalah 200 gr margarin, 100 gr mentega, 1 butir telur, 2 butir kuning telur, 300 gr parutan Prochiz Gold, 100 gr tepung maizena, 2sdm susu bubuk, dan 350-400 gr tepung terigu. Jika Anda menginginkan kastengel yang renyah, gunakanlah tepung terigu berprotein rendah. Namun, jika menginginkan kastengel yang sedikit lebih empuk, Anda dapat menggunakan terigu berprotein sedang. Sebaiknya takar bahan-bahan yang dibutuhkan menggunakan timbangan atau sendok takar—jangan hanya mengira-ngira—agar adonan yang dihasilkan akurat dan tepat seperti yang Anda inginkan.

3. Pembuatan adonan
Pertama-tama, ayak terlebih dahulu tepung terigu, tepung maizena, dan susu bubuk untuk memastikan tidak adanya gumpalan pada bahan-bahan kering ini. Setelah diayak, satukan bahan-bahan tersebut dan sisihkan. Kemudian, pada mangkuk mixer, masukkan margarin dan mentega, lalu kocok dengan kecepatan rendah sampai adonan menjadi halus dan berwarna pucat. Sambil terus mengocok adonan, masukkan 2 kuning telur dan 1 butir satu per satu. Pastikan telur ini tercampur dengan baik agar mentega tidak menggumpal. Naikkan speed pada mixer menjadi kecepatan sedang, dan kocok adonan hingga mengembang.

Setelah adonan mengembang, turunkan kecepatan mixer menjadi yang paling rendah, dan masukkan parutan Prochiz Gold perlahan-lahan. Biarkan semuanya tercampur dengan rata. Apabila keju sudah menyatu dengan adonan, matikan mixer dan mulai masukkan sedikit-sedikit hasil ayakan tepung terigu, tepung maizena, dan susu bubuk yang tadi sudah disatukan, campurkan semuanya menggunakan spatula. Jangan terlalu lama saat mengaduknya agar adonan kastengel tidak menjadi keras dan bantat. Ketika adonan sudah tercampur dengan baik dan bisa dibentuk-bentuk, Anda dapat masuk ke tahap pencetakan.

4. Pencetakan
Taruh kertas baking pada permukaan yang rata, lalu letakkan adonan kastengel yang barusan Anda buat di atasnya. Giling adonan ini hingga ketebalannya merata—sekitar 1 cm. Setelah itu, Anda tinggal mencetaknya dengan menggunakan cetakan kastengel sampai semua adonan habis terpakai.

5. Pengolesan
Atur satu per satu kastengel yang sudah dicetak tadi di atas loyang. Oleskan permukaannya dengan kuning telur yang sudah dikocok, lalu taburi parutan Prochiz Gold untuk menjadi topping-nya.

6. Pembakaran
Sebelumnya, panaskan dulu oven dengan suhu 165-180°C. Setelah panas, masukkan adonan kastengel ke dalam oven dan panggang selama 20-30 menit. Jika permukaannya sudah terlihat kuning keemasan dengan bagian dasar yang tampak kecolatan, segera keluarkan kastengel dari oven dan biarkan ia mendingin pada suhu ruang.

7. Penyimpanan
Pastikan kastengel sudah benar-benar mendingin sebelum dimasukkan kedalam toples. Apabila Anda menyimpan kastengel yang masih panas di dalam wadah tertutup, uapnya akan terperangkap di dalam sana. Uap tersebut dapat membuat kastengel Anda menjadi lembab dan tidak renyah lagi.

Bagaimana, tahap demi tahap pembuatan kastengel ini sudah cukup jelas, bukan, Prochizlovers? Semoga tips-tips di atas dapat membantu Anda menghasilkan homemade kastengel yang sukses ya! Happy baking, all!
 

Nilai!

1